Postingan

1800 Second from Independent Square : Prolog

Gambar
Hari ini, 24/5/24 Aku melihatmu berdiri tegak di depan gedung kebanggaan negeri sebrang? Teman apakah Kau telah berlabuh ke sana? Namun kenapa aku tak bisa sekali pun mendengar sedikit pasal itu?   Haha, kadang aku ingin tertawa. Namun tak bisa ku lupa. Hari itu sakit ini begitu terkoyak kala melihat sebuah gambar. Tak tahan kala merasa, air mata telah jatuh dari pelipis mata. Tuhan, terkadang ku sangat bersyukur. Karena inilah yang dulu kala ku ukir dalam mimpiku. Ku selalu berharap ada harap juga wujud dari mimpi itu. Hari di mana, Kau dapat hidup sesuai dengan anganmu. Hari dimana rasa dari mimpi ini dapat terwujud sesuai harapku. Namun, akankah angan itu berkarib dengan takdir? Tuhan jika Mualaq dari-Mu adalah Rahmat. Maka Hamba mohon Rahmat itu dari-Mu Tuhan🤲   Lebih dari 360hari. Nafas ini dipenuhi angan akan harapan indah dalam mimpi. Tak dapat kusangkal, di setiap langkah dalam hari, ku lihat nara itu dalam angan ini. Akankah wira baik-baik saja?  ...

Diary Yasma in The New World

Gambar
 Ceritaku hari ini, Hari itu aku pertama kali melihatnya. Menatapnya sayup, memandang matanya yang kian tak sanggup memandangku. Lucu dan imut. Itulah besitku saat itu. Sejak hari itu, kami mulai saling mengenal. Satu dan lainnya. Kami semakin dekat. Dekat dan mulai ada sesuatu di antara kami. Entahlah, tak tau ku sebut apa hal itu. Apakah sebuah rasa? Lantas rasa seperti apakah itu? Yang jelas, setiap ia muncul dalam anganku. Bibir ini tak sanggup menahan senyum _'Imut'_ itulah kata pertama yang muncul dalam suara hatiku kala itu. Setiap ku coba jabarkan ia dalam benakku. Rasanya, hati ini terlalu khawatir akan banyak hal. Apakah itu tentang keadaannya? Bagaimana ia menjalani harinya dengan sendirian? Apakah ia merasa cukup? Bagaimana kondisinya? Dan apakah ia merasa bahagia? Serta, apakah aku terlalu menghawatirkannya? Itu benar, aku bukan siapa-siapanya. Dan dia bukan siapa-siapaku. Kenapa aku harus bersikap demikian? Kenapa aku harus mengkhawatirkan ia yang tidak lama baru ...